Irjen Pol Dadang Hartanto ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya melalui mutasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026.
Dadang menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang dalam rotasi yang sama mendapat tugas baru sebagai Irwasum Polri. Sebelum dipindahkan ke Jakarta, Dadang menjabat Kapolda Maluku. Penugasan itu baru dijalaninya sejak 2025, sebelum sekitar setahun kemudian kembali memperoleh amanah baru sebagai pimpinan Polda Metro Jaya.
Berpengalaman di kewilayahan dan Mabes Polri
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 tersebut memiliki pengalaman di sejumlah bidang, mulai dari jabatan kewilayahan, reserse, hingga posisi di lingkungan Mabes Polri. Kariernya antara lain dimulai sebagai Kapolsek Senen pada 2005.
Empat tahun kemudian, Dadang dipercaya menjadi Kapolres Subang. Pada 2011, ia ditugaskan sebagai Kapolres Cianjur. Setahun setelahnya, Dadang menjabat Wakapolrestabes Bandung dan pada tahun yang sama dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Kapolri.
Perjalanan kariernya berlanjut sebagai Koorspripim Polri, Asesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri, serta Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri pada 2016.
Pada 2017, Dadang dipercaya memimpin Polrestabes Medan sebagai kapolrestabes. Dua tahun berikutnya, ia ditugaskan sebagai Karorenmin Bareskrim Polri. Pada 2020, Dadang kembali bertugas di Sumatera Utara setelah diangkat menjadi Wakapolda Sumut.
Menjabat di bidang pendidikan Polri
Setelah menjalani sejumlah jabatan operasional, Dadang melanjutkan karier di bidang pendidikan kepolisian. Pada 2023, ia menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Kemudian, pada 20 September 2024, ia dipercaya memimpin Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri sebagai ketua.
Dadang juga memiliki latar belakang akademik di bidang ilmu administrasi publik. Ia tercatat sebagai dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMSU pada 27 Mei 2023. Pengukuhan itu menjadikannya profesor ke-8 di UMSU.
Gelar akademik yang disandangnya adalah Prof. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. Ia menempuh pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, kemudian menyelesaikan pendidikan S2 dan S3 di Universitas Indonesia dalam bidang ilmu administrasi publik.
Sempat menjadi komandan upacara HUT Bhayangkara
Nama Dadang juga menjadi perhatian ketika ia dipercaya sebagai Komandan Upacara HUT ke-79 Bhayangkara di Lapangan Silang Monas, Jakarta, pada 1 Juli 2025. Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara.
Seusai upacara, Prabowo sempat meminta Dadang menghadap. Momen itu kemudian turut menjadi sorotan dalam pemberitaan mengenai dirinya.
Dengan penugasan terbaru ini, Dadang memimpin Polda Metro Jaya setelah sebelumnya menjalani tugas sebagai Kapolda Maluku. Ia membawa pengalaman dari berbagai jabatan kepolisian, termasuk bidang kewilayahan, reserse, manajemen di Mabes Polri, pendidikan kepolisian, serta latar belakang akademik sebagai guru besar.





