Zulhas Tetap Kuat Sebagai Ketua Umum PAN
Menurut Direktur Eksekutif Center for Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi, posisi Zulkifli Hasan (Zulhas) sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) untuk periode 2024–2029 tetap kuat dan sulit digoyahkan oleh pihak luar. Uchok menyebut bahwa tidak ada kekuatan eksternal yang mampu menggeser kepemimpinan Zulhas di PAN.
Uchok membandingkan posisi Zulhas dengan pohon tua yang memiliki akar sangat kuat sehingga tidak mudah dicabut. Menurutnya, kedudukan Zulhas layaknya pohon tua yang akarnya menjerat kuat ke dalam tanah, aman dari gangguan orang luar.
Tantangan Potensial untuk Zulhas
Uchok melihat bahwa tantangan terbesar bagi Zulhas justru dapat datang dari internal partai. Ia menyarankan bahwa ancaman terhadap kepemimpinan seringkali berasal dari dalam, bukan dari luar. Menurut Uchok, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, merupakan salah satu kader PAN yang memiliki potensi besar untuk merebut kursi Ketua Umum PAN.
Uchok menjelaskan bahwa Trenggono memiliki modal politik yang kuat, mulai dari jejaring sosial hingga kemampuan finansial. Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan bahwa kekayaan Trenggono mencapai sekitar Rp2,97 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Zulhas dan putrinya, Zita Anjani.
Strategi Terencana Trenggono
Uchok percaya bahwa Trenggono bukanlah sosok yang akan bergerak secara terbuka dalam memperebutkan posisi Ketua Umum PAN. Menurutnya, Trenggono sebagai orang Jawa, cenderung pintar memainkan strategi tanpa menampakkan secara terang-terangan. Ia bekerja dengan senyap, menghitung waktu, dan menunggu momentum yang tepat untuk mencapai tujuannya.
Hingga saat ini, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak PAN, Zulkifli Hasan, atau Sakti Wahyu Trenggono terkait pandangan yang disampaikan oleh Uchok Sky Khadafi.





