Tragedi Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Penyebab Mia Citra Rumaisah Tewas
Mia Citra Rumaisah menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan tragis antara kereta Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Kejadian ini membuatnya tercatat sebagai korban ke-16 yang meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Detil Kronologi Kecelakaan dan Pengalaman Ayah Korban
Mia Citra Rumaisah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Chasbullah Abudmadjid, Kota Bekasi, setelah kecelakaan maut di stasiun tersebut. Ayahnya, Muhammad Hamid, membagikan kronologi peristiwa yang menimpa putrinya.
Menurut Hamid, putrinya yang pulang kerja dari kantor pada pukul 19.00 atau 19.30 berada di gerbong wanita saat kecelakaan terjadi. Meskipun awalnya tidak mengalami luka serius, kakinya terjepit selama kurang lebih 10 jam sehingga aliran darah di kakinya terganggu. Dokter kemudian menyarankan Mia untuk menjalani operasi untuk mengatasi kondisi tersebut.
Kondisi Pasca Operasi dan Jenazah Mia Citra Rumaisah
Setelah operasi, kondisi Mia terbilang stabil, dan dia sempat berkomunikasi dengan ayahnya. Namun, Hamid menyadari bahwa apa yang terjadi pada putrinya merupakan takdir dari Yang Maha Kuasa.
Jenazah Mia Citra Rumaisah dibawa ke rumah duka di Ngawi, Jawa Timur, setelah tiba pada Rabu malam dan langsung dimakamkan oleh keluarganya.
Data Identitas 16 Korban Meninggal Dunia
Berdasarkan informasi terbaru, total 16 orang telah meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Berikut adalah identitas 16 korban yang telah dinyatakan meninggal dunia:
- Tutik Anitasari
- Harum Anjasari
- Nur Alimantun Citra Lestari
- Farida Utami
- Vica Acnia Fratiwi
- Ida Nuraida
- Gita Septia Wardany
- Fatmawati Rahmayani
- Arinjani Novita Sari
- Nuryati
- Nur Laela
- Engar Retno Krisjayanti
- Mia Citra (RSUD Kota Bekasi)
- Adelia Rifani (RS Mitra Bekasi)
- Ristuti Kustirahayu (RS Bella Bekasi)





