Iran Ancam Gunakan Senjata Baru, AS dan Israel Siap Terkena Dampak
Pemerintah Iran mengancam akan menggunakan senjata baru yang sangat ditakuti oleh pasukan Amerika Serikat dan Israel. Ancaman ini muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, menolak usulan Iran terkait Selat Hormuz, yang juga melibatkan pembahasan program nuklir Teheran.
Harga Minyak Dunia Mencapai US$120 per Barel
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat turut mempengaruhi harga minyak dunia yang naik menjadi US$120 per barel akibat negosiasi mandek antara kedua negara.
AS dan Iran Terlibat Konflik
Komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Muda Shahram Irani, menyatakan melalui media pemerintah bahwa Iran akan segera menggunakan senjata baru yang sangat mereka takuti. Irani juga menyoroti upaya pemerintahan Trump yang berusaha menekan Iran melalui tekanan ekonomi.
AS Mencegat Aset Kripto Iran
Di tengah ketegangan tersebut, Amerika Serikat berhasil menyita aset kripto Iran senilai USD 500 juta sebagai bagian dari strategi tekanan terhadap Iran.
Menurut Irani, pasukan militer Iran telah melancarkan sejumlah operasi rudal terhadap kapal induk Amerika, USS Abraham Lincoln. Hal ini membuat Amerika terpaksa terbatas dalam peluncuran pesawat dan operasi udara dari kapal tersebut.
Iran juga telah menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal musuh dan sekutunya sebagai langkah balasan terhadap tindakan AS yang memblokir kapal dan pelabuhan Iran di kawasan tersebut.
Langkah Iran ini dianggap sebagai respons atas agresi AS dan Israel di kawasan Timur Tengah serta sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan negara tersebut.
Kini, Iran telah mengambil sikap tegas dengan menutup Selat Hormuz dari arah Laut Arab dan siap mengambil tindakan tanpa penundaan jika ada kapal musuh yang mendekat.





