TNI Angkatan Laut telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) ilegal dengan nilai ekonomis sekitar Rp2,5 miliar. Operasi yang dilakukan oleh Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) dari Lanal Cilacap di kawasan Jalan Lingkar Timur, Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap berhasil mengungkap ribuan benih lobster tanpa dokumen resmi. Pelaku, Kasimin, diamankan bersama barang bukti dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Tim dari PSDKP Cilacap turut dilibatkan dalam verifikasi terhadap jumlah dan jenis barang bukti yang berhasil diamankan, yaitu sebanyak 5.859 ekor benih lobster jenis pasir dan mutiara. Keberhasilan dalam pengungkapan ini diperkirakan dapat mencegah kerugian ekonomis yang signifikan bagi negara. TNI Angkatan Laut terus meningkatkan intensitas patroli dan kerjasama lintas instansi untuk mencegah praktik ilegal yang dapat merugikan ekosistem kelautan dan sumber daya nasional. Melalui aksi ini, TNI AL menunjukkan komitmennya untuk menjaga keamanan laut dan melindungi kekayaan sumber daya kelautan demi kepentingan bangsa dan negara.





