Rencana perombakan Kabinet Merah Putih diharapkan dilakukan secara objektif oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan efektivitas pemerintahan di tengah tekanan ekonomi global yang semakin kompleks. Menurut pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, kondisi ekonomi saat ini menuntut ketegasan presiden dalam mengevaluasi kinerja para menteri. Dinamika geopolitik global yang tidak menentu mengharuskan pemerintah memperkuat kendali arah kebijakan sekaligus melakukan konsolidasi internal di dalam kabinet. Sebagai langkah strategis, reshuffle dapat dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para menteri. Efriza menekankan pentingnya membangun ekosistem kabinet yang solid dan sejalan dengan visi pemerintahan agar pelaksanaan program berjalan optimal. Keselarasan antar menteri dianggap kunci dalam merespons berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi pemerintah. Pemerintah menginginkan kinerja menteri lebih optimal dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi. Jadi, reshuffle harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan evaluasi yang matang, tanpa tebang pilih.
Reshuffle Kabinet Prabowo: Pentingnya Objektivitas Tanpa Tebang Pilih





