Kinerja sektor pariwisata Indonesia tahun 2025 menunjukkan tren positif yang melebihi target yang ditetapkan pemerintah. Menurut Kementerian Pariwisata, berbagai indikator utama, mulai dari jumlah kunjungan wisatawan hingga kontribusi ekonomi, mengalami peningkatan signifikan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber resmi lainnya mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, mobilitas wisatawan domestik, perolehan devisa, dan investasi di sektor pariwisata.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengumumkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mencapai 15,39 juta orang selama tahun 2025, melebihi target nasional yang dipatok di kisaran 14-15 juta kunjungan. Wisatawan asing kebanyakan masuk melalui gerbang utama seperti Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau. Di sisi lain, wisatawan domestik juga mengalami peningkatan yang signifikan dengan total perjalanan dalam negeri mencapai sekitar 1,20 miliar perjalanan.
Kualitas belanja wisatawan asing juga meningkat, dengan rata-rata pengeluaran per kunjungan mencapai 1.267 dolar AS atau ASPA. Devisa pariwisata diperkirakan mencapai 18,91 miliar dolar AS pada tahun 2025, meningkat 13,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, sektor pariwisata juga berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja, dengan sekitar 25,9 juta orang bekerja di sektor pariwisata, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kinerja positif ini juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.





