Anggota DPR RI Ruslan Daud dari Aceh mendesak Pertamina untuk menangani kelangkaan gas elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah terjadi bencana banjir dan tanah longsor. Ruslan mengatakan bahwa gangguan distribusi energi, terutama di Aceh, disebabkan oleh bencana besar yang melanda Sumatera. Pasokan elpiji dari Arun, Lhokseumawe, tidak dapat dilalui karena sejumlah jalan dan jembatan terputus. Hal ini menyebabkan antrean kendaraan di SPBU di berbagai daerah, termasuk Bireuen, Banda Aceh, dan Lhokseumawe. Ruslan menegaskan perlunya tindakan cepat dari Pertamina untuk memastikan pasokan energi melalui jalur laut atau udara agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Agen LPG di Aceh telah menghentikan operasional akibat tidak adanya pasokan, mempengaruhi kebutuhan rumah tangga, UMKM, dapur umum, dan pos pengungsian. Ruslan meminta Pertamina untuk menyediakan langkah alternatif dan mempercepat distribusi energi, serta memastikan penanganan segera dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi energi dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Menanggapi Kelangkaan Elpiji dan BBM di Lokasi Banjir Sumatera: Langkah Pertamina





