Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan tingginya respons masyarakat terhadap kanal aduan “Lapor Pak Purbaya” yang baru diluncurkan. Dalam dua hari sejak dibuka, total 15.933 pesan masuk melalui WhatsApp, termasuk laporan keluhan dan dukungan terhadap program perbaikan layanan. Mayoritas dari pesan tersebut merupakan aduan yang sedang dalam proses verifikasi, sementara sebagian merupakan dukungan publik terhadap reformasi di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Purbaya menyoroti keluhan terkait perilaku pegawai DJBC di lapangan, dengan contoh laporan mengenai petugas Bea Cukai yang sering nongkrong di kedai kopi untuk membicarakan urusan pribadi, seperti aset dan mobil. Meskipun peringatan telah diberikan, Purbaya bertekad untuk mengambil tindakan tegas terhadap pegawai yang tidak mematuhi integritas. Ia juga menyoroti etika petugas yang nongkrong di tempat umum dengan seragam dinas, menekankan pentingnya perbaikan dalam hal tersebut untuk menjaga konsistensi antara laporan pimpinan dan realitas lapangan. Selain itu, Purbaya menegaskan kesiapan untuk memberikan sanksi, termasuk pemecatan, bagi pegawai yang tidak mematuhi etika kerja yang telah ditetapkan.





