PKB Anugerahi Lima Kiai Penjaga Islam, Pancasila, dan Kebangsaan
JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan penghargaan kepada lima tokoh kiai yang dinilai berjasa besar dalam mengembangkan dakwah Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, dan cinta Tanah Air. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Plt. Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH. Manarul Hidayah dan Sekjen DPP PKB M Hasanuddin Wahid dalam puncak peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis malam (24/6/2026).
Prestasi Lima Tokoh Kiai yang Berperan Besar dalam Dakwah Islam
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyatakan bahwa kelima tokoh yang menerima penghargaan merupakan ulama yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk pendidikan pesantren, dakwah Islam, serta penguatan persatuan bangsa. Penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan PKB kepada para kiai yang konsisten mengajarkan nilai-nilai Islam yang berpadu dengan semangat kebangsaan.
“Penghargaan PKB ini kami persembahkan kepada para kiai yang berdakwah menanamkan nilai-nilai keislaman dalam satu tarikan napas yang menyatu dengan nasionalisme, Pancasila, dan cinta Tanah Air, menggunakan bahasa rakyat yang mudah dipahami oleh umat,” ujar Cucun.
Para kiai tersebut telah menunjukkan kecintaan kepada Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengamalan ajaran Islam. Mereka mendedikasikan diri untuk mendidik umat dan rakyat bahwa mencintai Indonesia sama pentingnya dengan mencintai agamanya, serta menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sama mulianya dengan melaksanakan ajaran Islam.
Profil Kelima Tokoh Penerima Penghargaan
- KH. Sahal Mahfudh (diwakili putranya, Gus Abdul Ghoffar Rozin)
- KH. Hasyim Muzadi (diwakili putranya, Gus Yusron Hasyim Muzadi)
- KH. Imron Hamzah (diwakili istri beliau)
- KH. Ahmad Faqih (diwakili putranya, KH. Mali Murtadlo, Lc.)
- KH. Bukhori Masruri (diwakili putranya, GusFarham Fuad)
Melalui penghargaan ini, PKB menegaskan komitmennya untuk merawat warisan perjuangan para ulama dan pesantren yang telah meletakkan fondasi kuat bagi kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Para tokoh yang dianugerahi diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga harmoni antara nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.





