Investor Batalkan Kripto, Terpilih Hadiah Dagangan Berharga Miliaran Rupiah
Pada suatu hari yang ironis, sekelompok investor telah menyumbangkan sejumlah besar Bitcoin (BTC) sebagai pengganti dana tunai senilai hampir USD 97 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun selama periode penggalangan dana. Namun, nampaknya keputusan ini berbalik arah ketika nilai hampir separuh jumlah Bitcoin tersebut dijual beberapa bulan kemudian untuk keperluan lain.
Satu Dec, Satu Pilihan yang Bernilai Miliaran
Sekitar bulan Desember, dalam kondisi Bitcoin yang terus turun dari puncak tertinggi sepanjang masa sebesar USD 126.000 atau Rp 2,25 miliar, Satsuma memutuskan untuk menjual sekitar separuh dari total Bitcoin yang dimilikinya, yaitu 579 BTC senilai £ 40 juta atau berkisar Rp 957,63 miliar, dengan asumsi nilai tukar poundsterling terhadap rupiah di kisaran 23.940. Hal ini dilakukan untuk membayar kembali pemegang obligasi yang memilih untuk tidak mengonversi utang mereka menjadi saham.
Penjualan Miliaran Rupiah untuk Melunasi Utang dan Investasi
Selanjutnya, pada bulan April, saham Satsuma (LSE: SATS) telah merosot lebih dari 99% dari level tertingginya pada bulan Juni 2025. Pantera dan sejumlah investor lain pun mulai mendorong Satsuma agar mencairkan sisa Bitcoin yang mereka pegang dan mengembalikan modal investasi.
Di sisi lain, perusahaan Empery Digital telah baru-baru ini menjual 1.400 BTC dengan nilai lebih dari USD 87 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun. Dana tersebut digunakan untuk mendukung investasi pusat data kecerdasan buatan (AI) dan melunasi hutang-hutang perusahaan.
Di tengah situasi tersebut, pada hari Senin, TD Cowen menurunkan target harga untuk The Smarter Web Company, sebuah perusahaan perbendaharaan Bitcoin ternama di Inggris, sebesar 36%. Alasan penurunan ini disebabkan oleh revisi perkiraan nilai Bitcoin yang mempengaruhi kinerja perusahaan, meskipun peringkat Beli tetap dipertahankan. Saat ini, The Smarter Web Company masih menyimpan 2.878 BTC senilai lebih dari USD 191 juta atau sekitar Rp 3,4 triliun.
Keputusan investasi selalu berada di tangan masing-masing investor. Sebaiknya pelajari dan analisis sebelum memutuskan membeli atau menjual aset kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi yang diambil.





