Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong 7 Meter: Neng Eem Desak Investigasi K3

by

Tiga Pekerja Tewas di Gorong-Gorong 7 Meter: Desakan Neng Eem untuk Lebih Tegas terhadap Pelanggaran K3

Jakarta, VANUSNEWS.COM | Tragedi maut tiga pekerja yang tewas dalam gorong-gorong sedalam tujuh meter di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, telah memicu kecaman keras dari Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz.

Insiden tragis yang terjadi pada Kamis (9/7/2026) membuat Neng Eem mendesak adanya investigasi menyeluruh untuk mengungkap dugaan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berpotensi fatal.

Desakan Investigasi Penuh

Menurut Neng Eem, insiden memilukan ini seharusnya menjadi titik tolak penting untuk menyoroti pentingnya perlindungan pekerja dalam lingkungan kerja. Keselamatan kerja tidak boleh dianggap sepele dan harus lebih dari sekadar formalitas.

Neng Eem mengingatkan bahwa pekerjaan di ruang terbatas, seperti gorong-gorong, memiliki risiko kematian yang tinggi. Oleh karena itu, perusahaan wajib menerapkan SOP yang ketat sebelum melakukan kegiatan di tempat seperti itu.

Pentingnya Kepatuhan K3

Neng Eem menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan K3 merupakan investasi kemanusiaan. Pencegahan kecelakaan jauh lebih baik daripada menanggung kompensasi setelah kejadian tragis terjadi. Hal ini juga penting untuk menjaga produktivitas perusahaan dengan baik.

Tragedi di Cipayung juga menjadi momentum untuk menegakkan hukum secara tegas. Neng Eem menekankan bahwa nyawa manusia memiliki nilai yang tak ternilai, dan kecelakaan seperti ini tidak boleh terus terulang di Indonesia.

Peristiwa yang menimpa tiga pekerja di gorong-gorong tersebut harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait untuk lebih berhati-hati dan memastikan lingkungan kerja selalu aman. VN-DAN

Source link