Gus Rivqy Dukung Langkah Danantara Ungkap Dugaan Fraud di PT Pos Indonesia
Anggota Komisi VI DPR RI, Gus Rivqy Abdul Halim, memberikan dukungannya terhadap langkah Danantara dalam mengungkap dugaan rekayasa laporan keuangan dan praktik fraud di PT Pos Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat tata kelola BUMN agar transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.
Gus Rivqy menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus diusut secara menyeluruh melalui mekanisme hukum yang berlaku. Jika dugaan ini terbukti benar, maka kasus ini harus diselesaikan sepenuhnya tanpa terkecuali.
PT Pos Indonesia: Tulang Punggung Layanan Logistik Nasional
PT Pos Indonesia memiliki posisi strategis sebagai tulang punggung layanan logistik nasional dengan jaringan operasional yang luas. Namun, Gus Rivqy menilai bahwa aset dan jaringan yang dimiliki perlu diimbangi dengan tata kelola perusahaan yang profesional dan modern untuk mengoptimalkan potensi perusahaan.
Ia menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh sangat penting untuk menjaga PT Pos Indonesia agar dapat kembali kuat, kompetitif, dan mampu bersaing dalam industri logistik yang semakin ketat. Audit investigatif bukan hanya untuk mengungkap dugaan penyimpangan, tetapi juga sebagai momentum reformasi kelembagaan dan perbaikan sistem pengelolaan perusahaan.
Komisi VI DPR RI Awasi Pembenahan Tata Kelola BUMN
Sebagai mitra kerja Kementerian BUMN, Komisi VI DPR RI akan terus mengawal proses pembenahan tata kelola perusahaan BUMN. Gus Rivqy berharap bahwa pembenahan di PT Pos Indonesia menjadi titik balik bagi perusahaan tersebut. Dengan tata kelola yang baik, PT Pos Indonesia dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia.
Momentum ini diharapkan mampu menjadikan PT Pos Indonesia sebagai perusahaan yang sehat, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memperkuat sistem logistik nasional.





