Arus Masuk ETF Bitcoin Tembus USD 1 Miliar: Rekor Baru di 2026

by

Harga Bitcoin Terkoreksi Tajam hingga USD 79.800

Harga Bitcoin mengalami koreksi tajam ke level USD 79.800 setelah tidak mampu menembus resistensi utama. Meskipun demikian, arus masuk ke ETF Bitcoin melejit dan mencapai lebih dari USD 1 miliar untuk pertama kalinya sejak Januari.

Sinyal Teknis dan Pergerakan Harga

Penurunan harga Bitcoin ini sejalan dengan divergensi negatif pada indeks kekuatan relatif atau the relative strength index (RSI). Saat Bitcoin mendekati level tertinggi baru, pelemahan RSI mengindikasikan penurunan minat beli dan kenaikan kehati-hatian di kalangan trader.

Di tingkat jangka pendek, level USD 78.500 menjadi titik acuan penting. Diperkirakan bahwa jika Bitcoin tetap di atas level ini, penurunan kemungkinan akan terbatas. Namun, jika tidak, zona support antara USD 76.000 hingga USD 78.000 akan menjadi krusial.

Para analis meyakini bahwa meskipun Bitcoin turun ke zona support, kryptocurrency tersebut bisa dengan cepat pulih dan menguji kembali level tertinggi baru-baru ini di USD 82.800. Fluktuasi harga yang signifikan di area dengan volume rendah seringkali memicu kembali likuiditas dan menyebabkan kenaikan harga baru.

Pandangan Para Analis

Analis terkemuka Jelle mencatat bahwa rata-rata pergerakan 200 hari sekarang bertindak sebagai resistance, dengan level USD 78.000 menjadi support utama pertama yang harus diawasi. Menurut Jelle, pengujian kembali level ini dapat membuka peluang bagi target harga baru.

Di sisi lain, analis Killa XBT mengindikasikan bahwa tekanan jual yang terus berlanjut dapat mengalihkan support berikutnya ke kisaran USD 76.300 hingga USD 74.700. Meskipun pembeli tetap mempertahankan level pembukaan mingguan, ketidakpastian tetap menghantui.

“Rata-rata pergerakan 200 hari kini menjadi resistensi, sementara $78.000 merupakan area support kunci pertama yang harus diperhatikan,” ujar Killa XBT.

Source link