Presiden ECB Christine Lagarde Menolak Stablecoin Euro

by

Christine Lagarde Tolak Penggunaan Stablecoin Berdenominasi Euro

Pada Jumat, 8 Mei 2026, President European Central Bank (ECB) Christine Lagarde secara tegas menyatakan penolakannya terhadap penggunaan stablecoin berdenominasi euro. Menurutnya, penggunaan stablecoin tersebut memiliki risiko yang besar terhadap stabilitas keuangan dan transmisi kebijakan moneter, tanpa memberikan manfaat yang signifikan bagi posisi euro di dunia.

Penolakan Terhadap Penggunaan Stablecoin Euro

Pernyataan ini disampaikan oleh Lagarde dalam Forum Ekonomi LatAm Banco de Espana di Spanyol. Ia menegaskan bahwa pandangan Eropa tidak memerlukan ekosistem stablecoin sendiri. Joachim Nagel, Presiden Bundesbank, juga mendukung pendapat tersebut sejak Februari.

Lagarde berpendapat bahwa argumen untuk mempromosikan penggunaan stablecoin berdenominasi euro tidaklah kuat. Ia menekankan pentingnya pemisahan fungsi moneter stablecoin, perluasan jangkauan mata uang cadangan, dan pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan infrastruktur publik berbasis uang bank sentral.

Proyek Tokenisasi ECB

Sebagai alternatif, Lagarde menyoroti proyek tokenisasi ECB yaitu Pontes dan Appia. Menurutnya, kedua proyek ini merupakan infrastruktur yang sesuai untuk mendukung ambisi keuangan digital Eropa. Lagarde juga menekankan pentingnya integrasi pasar modal yang lebih dalam melalui tabungan dan investasi.

Ia mengacu pada peristiwa penarikan dana besar dari bank yang mengganggu pasar selama episode SVB-Circle 2023. Lagarde juga menyoroti risiko besar yang akan timbul bagi bank-bank zona euro dan kedaulatan ECB apabila stablecoin digunakan secara luas terkait dengan mata uang asing.

Source link