Sari Yuliati Mengecam Tindakan Diskriminatif Terhadap Pekerja Indonesia
Pada Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku), Sari Yuliati, tidak hanya memberikan apresiasi kepada para pekerja atas kontribusi mereka dalam pembangunan nasional. Namun, Sari juga menegaskan pentingnya menyelesaikan berbagai persoalan serius yang dihadapi pekerja Indonesia.
Perlindungan Upah dan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Sari Yuliati menyoroti bahwa masih banyak pekerja yang menghadapi tekanan, baik dari segi upah yang tidak mencukupi kebutuhan hidup layak maupun meningkatnya risiko pemutusan hubungan kerja (PHK). Ia menekankan perlunya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja, dengan menjamin upah yang adil dan perlindungan kerja yang memadai.
Sari juga meminta pengawasan lebih ketat terhadap praktik ketenagakerjaan yang merugikan pekerja, sistem kerja yang tidak pasti, serta minimnya jaminan sosial. Ia juga menyoroti isu gelombang PHK di berbagai sektor sebagai perhatian serius yang memerlukan tindakan antisipatif dari pemerintah.
Mendorong Dialog dan Solidaritas untuk Menciptakan Lingkungan Kerja yang Adil
Dalam momentum Hari Buruh ini, Sari Yuliati mengajak pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja untuk memperkuat dialog serta mencari solusi bersama guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa perjuangan pekerja belum usai dan komitmen kolektif masih diperlukan untuk mewujudkan keadilan sosial di dunia kerja.
Sebagai penutup, Sari Yuliati mengucapkan selamat Hari Buruh 1 Mei 2026 dengan harapan bahwa kerja keras para pekerja akan membuahkan hasil pada kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera. Inilah saatnya bagi semua pihak untuk bersatu demi melindungi hak-hak pekerja Indonesia.





