Kediaman PM Israel Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat di Iran

by

Pasukan keamanan Israel telah memperketat pengamanan di sekitar kediaman Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Yerusalem sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan serangan balasan dari Iran. Berbagai langkah keamanan telah diambil, termasuk pengawasan dengan menggunakan drone dan peningkatan perlindungan bagi pejabat tinggi, bahkan dengan memberikan kendaraan lapis baja. Langkah-langkah ini diambil berdasarkan penilaian bahwa beberapa pejabat menghadapi tingkat ancaman yang lebih tinggi. Sebagai langkah tambahan, keluarga beberapa menteri senior telah dipindahkan ke tempat yang memiliki perlindungan khusus, sementara keluarga pejabat lainnya sementara ditempatkan di hotel.

Meskipun langkah ini diambil, ada kritik dari para menteri yang tidak termasuk dalam kebijakan perlindungan tambahan tersebut. Mereka mempertanyakan perbedaan penilaian tingkat ancaman dan pengetatan aturan terkait penggunaan telepon seluler yang baru-baru ini diterapkan oleh Shin Bet. Penegakan kebijakan ini berdasarkan potensi serangan siber atau upaya phishing yang dilakukan oleh Iran. Sebagai latar belakang, pada Oktober 2024, kelompok militan Lebanon, Hezbollah, meluncurkan serangan drone ke kediaman pribadi Netanyahu di Caesarea yang diklaim sebagai upaya pembunuhan.

Israel juga sedang melakukan serangan militer bersama Amerika Serikat terhadap Iran, yang telah menewaskan banyak warga Iran. Serangan ini merupakan bagian dari ancaman Amerika Serikat kepada Iran terkait program nuklir dan konflik yang telah lama berlangsung antara Israel dan Iran. Selain menyerang Iran, Israel juga melakukan serangan ke Lebanon yang telah menimbulkan korban jiwa dan jutaan warga Lebanon terpaksa mengungsi. Situasi ini menimbulkan ketegangan di kawasan Timur Tengah dan mengancam stabilitas regional.

Source link