Bahaya Penggunaan Fosfor Putih Israel di Lebanon

by

Human Rights Watch (HRW) menemukan bukti bahwa Israel menggunakan white phosphorus di kawasan permukiman di Lebanon selatan pada awal bulan ini. Penggunaan senjata ini dianggap melanggar hukum humaniter internasional. Dalam laporan terbaru HRW, tujuh foto yang menunjukkan amunisi fosfor putih ditembakkan di area permukiman di wilayah Yohmor, Lebanon selatan, telah dikonfirmasi keasliannya. Serangan tersebut terjadi pada 3 Maret dan memicu kebakaran setidaknya di dua rumah warga. Menurut Ramzi Kaiss, peneliti HRW untuk Lebanon, penggunaan fosfor putih oleh militer Israel di wilayah permukiman sangat mengkhawatirkan dan berpotensi merugikan masyarakat sipil. Penggunaan fosfor putih di kawasan padat penduduk dianggap tidak selektif dan melanggar prinsip hukum humaniter internasional, yang mengharuskan perlindungan terhadap warga sipil. HRW menemukan bahwa amunisi fosfor putih digunakan di wilayah yang dihuni warga sipil, menyebabkan kebakaran pada rumah-rumah dan properti milik warga. Hal ini menunjukkan dampak serius yang bisa ditimbulkan fosfor putih, termasuk kematian atau luka parah yang berdampak seumur hidup. Awan asap yang muncul akibat ledakan di udara sesuai dengan pola knuckle, yang dihasilkan dari muatan pendorong dan muatan pemecah pada proyektil artileri M825 kaliber 155 mm yang mengandung fosfor putih. Selain itu, foto-foto yang diunggah oleh tim pertahanan sipil dari Komite Kesehatan Islam di Yohmor menunjukkan petugas sedang memadamkan api di atap rumah warga serta di sebuah mobil. Serangan ini menimbulkan keprihatinan serius terhadap pelanggaran hukum internasional dan perlindungan terhadap warga sipil.

Source link