Samuel F. Silaen: Memahami Kesadaran Rakyat dalam Kepemimpinan

by

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (LAKSAMANA), Samuel F. Silaen, mengkritik pola komunikasi sejumlah pejabat publik yang dianggap arogan dan meremehkan kecerdasan masyarakat. Menurut Silaen, pernyataan yang terkesan meremehkan rakyat seringkali disampaikan dengan nada yang tidak menghargai pemahaman mereka. Dia menekankan bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dan memiliki akses luas terhadap informasi.

Silaen juga menyoroti adanya kegelisahan di kalangan publik yang tidak selalu terlihat secara terbuka. Meskipun banyak masyarakat memiliki pandangan kritis, mereka tetap memilih untuk mengekspresikannya secara tidak langsung. Hal ini menunjukkan bahwa keberanian masyarakat dalam menuntut keadilan masih terbatas, namun bukan berarti mereka tidak memahami situasi yang terjadi.

Lebih lanjut, Silaen menekankan bahwa pola pikir yang meremehkan kecerdasan rakyat tidak relevan lagi di era informasi terbuka. Ia menyebut beberapa faktor yang membuat masyarakat semakin kritis terhadap kebijakan dan pernyataan pejabat, seperti akses luas terhadap informasi, tingkat kesadaran kritis yang meningkat, dan tekanan sosial di ruang publik.

Silaen mengajak masyarakat untuk lebih berani mengkritisi kebijakan atau pernyataan pejabat yang dinilai tidak rasional atau berisiko merugikan bangsa. Dia menegaskan bahwa kepercayaan publik sangat penting dalam sistem demokrasi, dan masyarakat yang memiliki logika sehat harus berani menantang narasi yang tidak masuk akal.

Source link