Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti rencana pengadaan 105.000 unit mobil pickup senilai Rp24,66 triliun untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Proyek berskala besar tersebut tidak hanya memiliki dampak strategis bagi distribusi pangan desa, tetapi juga terhadap arah kebijakan industri otomotif nasional. Pengadaan ini dilakukan PT Agrinas Pangan Nusantara melibatkan dua produsen asal India, yaitu Mahindra & Mahindra dan Tata Motors. Evita mempertanyakan keputusan untuk mengimpor kendaraan tersebut mengingat regulasi yang mengharuskan prioritas pada produk dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 25 persen. Kapasitas produksi pickup nasional mencapai sekitar 1 juta unit per tahun menurutnya, sehingga argumen ketidaktersediaan harus dijelaskan secara objektif. Transparansi dalam penetapan spesifikasi kendaraan, terutama pada tipe penggerak empat roda (4×4), juga diminta oleh Evita untuk mempertimbangkan efisiensi anggaran dan keberlanjutan operasional koperasi desa ke depan.
DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih: Analisis Terkini





