Prediksi Harga Bitcoin oleh Standard Chartered: Merosot ke Level Tertentu

by

Standard Chartered memprediksi bahwa mata uang kripto terbesar, bitcoin, akan menghadapi tekanan ke depan dengan harga yang turun menjadi USD 50.000 atau sekitar Rp 840,76 juta dalam beberapa bulan mendatang. Prediksi ini disampaikan oleh Global Head of Digital Assets Research Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, kepada para investor. Kendrick juga memperkirakan bahwa Ethereum akan mengalami penurunan harga hingga 30% menjadi USD 1.400 dalam beberapa bulan ke depan.

Tak hanya itu, Standard Chartered juga menurunkan prediksi harga akhir tahun untuk bitcoin dan Ethereum. Mereka memperkirakan bitcoin akan berakhir tahun ini di USD 100.000 dan Ethereum di USD 4.000. Sebelumnya, Kendrick telah menyebut bahwa harga bitcoin dan Ethereum bisa mencapai USD 150.000 dan USD 7.500 pada akhir tahun 2026.

Pandangan pesimistis Kendrick terhadap pasar kripto juga diikuti oleh pengamat industri lain di seluruh dunia. Sentimen negatif ini dipicu oleh pembantaian pasar yang telah menyebabkan nilai pasar kripto turun sebesar USD 2 triliun sejak Oktober lalu. Kendrick juga mencatat bahwa investor di ETF Bitcoin dan Ethereum cenderung menjual ketika harga turun, daripada membeli, yang akan semakin memperburuk keadaan.

Selain itu, latar belakang risiko makro yang semakin menantang dan penurunan suku bunga yang diperkirakan akan terjadi juga menjadi faktor yang mempengaruhi harga mata uang kripto. Hal ini terjadi seiring dengan pergantian kepemimpinan di Federal Reserve yang memunculkan ketidakpastian di pasar.

Source link