Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengeluarkan Nahdlatul Ulama Harvest Maslaha (NHM) sebagai platform investasi syariah global di bawah naungan NU. NHM bertujuan untuk menghimpun dan mengelola sumber daya keuangan global sesuai dengan prinsip syariah. Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menyatakan bahwa investasi syariah tidak hanya tentang keuntungan finansial, tetapi juga tentang menjaga amanah, keberkahan, dan keberlanjutan.
Langkah peluncuran NHM menjadi strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah, baik secara nasional maupun global, untuk memperkuat posisi NU dalam mengelola investasi, tata kelola ekonomi, dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Gus Yahya menjelaskan bahwa NHM merupakan bagian dari upaya NU dalam merespons tantangan pembangunan nasional dan dinamika ekonomi global dengan prinsip Islam.
Gus Yahya menekankan bahwa penguatan ekonomi syariah harus didasarkan pada prinsip keadilan, transparansi, dan manfaat yang nyata bagi masyarakat, serta pentingnya legitimasi dan tata kelola syariah yang kuat dalam setiap instrumen investasi. NHM dibangun melalui kerja sama antara PBNU dan Harvest Advisors, institusi manajemen investasi global dengan pengalaman dalam pengelolaan dana syariah. NHM menerapkan dual governance system yang mengintegrasikan praktik manajemen investasi internasional dengan prinsip syariah PBNU, termasuk pengawasan Dewan Pengawas Syariah bersama.
Status Kajian OJK Syariah Aset Kripto: DSN dan MUI Terlibat





