Tata kelola pemerintahan Kabupaten Cianjur kembali menjadi sorotan masyarakat. Publik menilai Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, kurang fokus pada fungsi pengawasan dan lebih sering tampil sebagai figur hiburan di acara dangdutan dan televisi. Hal ini diyakini berkontribusi pada lemahnya pengawasan internal pemerintahan daerah. Lembaga Center for Budget Analysis (CBA) menemukan adanya indikasi pengondisian tender dalam proyek Penanganan Jalan Pasir Nangka–Munjul oleh Dinas PUPR Kabupaten Cianjur dengan pagu anggaran sebesar Rp1,6 miliar. Koordinator CBA, Jajang Nurjaman, mengungkapkan bahwa empat peserta lelang mengajukan harga penawaran identik hingga dua angka desimal, menunjukkan indikasi kuat adanya koordinasi penawaran. Pemenang tender berasal dari kelompok penawar dengan harga serupa, sementara peserta dengan penawaran terendah tidak dimenangkan. CBA mendesak pihak berwenang untuk melakukan audit menyeluruh terhadap proses evaluasi tender dan mengambil langkah tegas untuk mencegah kerugian keuangan daerah dan menurunnya kualitas infrastruktur.
Wakil Bupati Cianjur Ramzi Sibuk Sebagai MC Dangdutan, Tender Rp1,6 Miliar Bermasalah





