Demokrat Ingatkan Pemerintah Tentang Target GRE 80 Ribu

by -94 Views

Anggota Komisi VII DPR, Zulfikar Hamonangan, menyoroti rencana pembangunan 80 ribu Gerai Rakyat Ekonomi (GRE) yang diusulkan pemerintah. Menurutnya, target yang begitu besar tersebut bisa memberikan beban berat kepada koperasi desa. Meskipun tidak menentang gagasan tersebut, Zulfikar mengingatkan bahwa perencanaan harus realistis dan harus mempertimbangkan kemampuan sebenarnya di tingkat desa.

Dalam perspektifnya, Zulfikar merasa bahwa membangun 80 ribu GRE bukanlah hal yang mudah. Ia bahkan membandingkannya dengan jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret yang baru mencapai jumlah gerai sekitar 23 ribu dan 21 ribu setelah bertahun-tahun beroperasi. Zulfikar berpendapat bahwa melaksanakan pembangunan GRE dalam 12 minggu adalah sesuatu yang tidak realistis.

Kritik juga dilontarkan terhadap Kementerian Koperasi dan UKM yang dinilai terlalu terbebani dengan rencana tersebut. Pembangunan GRE dengan biaya mencapai Rp1,6 miliar per unit juga menimbulkan pertanyaan terkait kepemilikan aset dan skema pendanaan yang akan digunakan. Zulfikar menekankan pentingnya memberikan modal usaha kepada koperasi desa daripada membangun gedung-gedung mewah yang sulit dikelola oleh masyarakat desa.

Selain itu, Zulfikar juga memperingatkan potensi konflik kelembagaan jika pembangunan GRE dilakukan tanpa koordinasi yang baik, terutama dengan koperasi atau Bumdes yang telah beroperasi sebelumnya. Ia menekankan perlunya memperkuat permodalan koperasi desa, meningkatkan kapasitas SDM koperasi, dan menjaga keberlangsungan lembaga koperasi agar tidak terjadi gesekan di masyarakat desa.

Source link