Setelah pernyataan Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo mengenai status bidang penegakan hukum (gakkum) dan pelayanan publik yang masih menjadi “rapor merah” bagi Polri, Kepala Unit Samsat Jaksel AKP Kharisma Arbita Bangsa yang baru saja menjabat selama 3 minggu langsung mengambil langkah untuk meningkatkan pelayanan. Dalam situasi di mana Polri sedang menjalankan Operasi Zebra 2025, Kharisma menjelaskan bahwa saat ini sedang berlangsungnya operasi tersebut. Terlepas dari itu, Kharisma juga meminta masukan dan kritik dari wartawan untuk kemajuan Samsat Jaksel, serta berkomitmen untuk memantau kinerja bawahannya. Koordinator Bidang Kepolisian PWI JAYA, Ferry Eryanto, menegaskan bahwa kritikan terhadap pelayanan di Samsat Jaksel bukanlah bentuk kebencian dari wartawan, namun sebagai sebuah sarana untuk meningkatkan kualitas layanan. Sebelumnya, Dedi telah menjelaskan kepada Komisi III mengenai pelayanan Polri terhadap masyarakat, dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum (gakkum), dan pelayanan publik menjadi fokus utama. Meskipun demikian, Dedi mencatat bahwa pelayanan di bidang Harkamtibmas mendapat penilaian positif dari masyarakat, namun masih terdapat catatan merah pada bidang gakkum dan pelayanan publik yang perlu diperbaiki. Langkah-langkah untuk perbaikan tersebut telah diidentifikasi pada bulan Februari, Maret, dan April, dan harus segera ditindaklanjuti.
Wakapolri Sebut Pelayanan Publik Samsat Jaksel akan Ditingkatkan





