Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mendukung program bantuan sosial (bansos) yang esensial dan tidak akan terkena dampak pengurangan anggaran daerah disambut baik oleh anggota legislatif. Josephine Simanjuntak, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, memberikan dukungan terhadap langkah tersebut dengan menyatakan pentingnya memastikan kelangsungan program vital seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tanpa pemotongan anggaran.
Menurut Josephine, program-program tersebut sangat penting untuk masa depan anak-anak dan mahasiswa di Jakarta agar tetap bisa melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain mendukung KJP Plus dan KJMU, ia juga menekankan pentingnya menjaga bantuan bagi kelompok rentan lainnya, seperti Kartu Lansia Jakarta (KLJ), yang membantu warga lanjut usia yang menghadapi kesulitan ekonomi.
Meskipun Pemprov DKI Jakarta menghadapi penurunan anggaran yang signifikan akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat, legislator di Kebon Sirih setuju bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan bantuan sosial yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mereka berkomitmen untuk memastikan program bansos terus berjalan tanpa hambatan demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.





