Setelah tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI sejak Oktober 2024, Joko Widodo atau Jokowi menghadapi berbagai masalah yang datang bertubi-tubi setelah masa jabatannya berakhir. Berbeda dari mantan presiden sebelumnya, Jokowi dihadapkan pada berbagai persoalan politik dan hukum yang membuat hidupnya jauh dari kata tenang. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, menyoroti nasib Jokowi setelah lengser, menyebut ada sembilan persoalan besar yang menghantui kehidupan Jokowi dan membuatnya stres berat. Salah satu isu yang membuat Jokowi pusing adalah kasus dugaan ijazah palsu yang terkait dengan almamaternya di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Tak hanya itu, ada desakan dari Forum Purnawirawan TNI yang menuntut pemakzulan Gibran dari kursi Wakil Presiden RI, menambah daftar panjang masalah yang dihadapi keluarga Jokowi. Masalah lain datang dari langkah Kejaksaan Agung yang tengah mengusut dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di tubuh Subholding Pertamina dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk periode 2018-2023. Said Didu juga menyinggung soal judi online, dugaan korupsi di Kemenristekdikti, kasus Sritex, KPK Sumut terkait menantu, korupsi haji, dan skandal minyak goreng yang menimpa Jokowi. Ia pun mempertanyakan apakah semua ini adalah bentuk “tawuran rakyat” terhadap Jokowi. Menurutnya, daftar masalah yang menyeret nama mantan presiden itu masih bisa bertambah di kemudian hari.
Analisis Kasus Jokowi Setelah Mundur: Tantangan & Peluang





