Prabowo Subianto Optimistis Ekonomi Indonesia Mampu Tumbuh 8% dalam 2-3 Tahun ke Depan

by -83 Views

Doha – Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto optimis ekonomi Indonesia mampu mencapai pertumbuhan hingga 8% dalam dua sampai tiga tahun ke depan. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Qatar Economic Forum 2024 di Doha, Rabu (15/5). Pada kesempatan tersebut, Prabowo ditanya mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dapat dicapai selama lima tahun masa kepemimpinannya.

“Saya sangat yakin, sudah berbicara dengan para pakar dan mempelajari angkanya. Saya yakin kita dapat dengan mudah mencapai 8%. Saya bertekad melampauinya,” ujar Prabowo yang didampingi oleh wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

“Mungkin (harapannya) akan terwujud dalam dua atau tiga tahun ke depan,” lanjutnya.

Prabowo juga menyatakan bahwa kebijakan hilirisasi akan menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di masa depan. Menurut Prabowo, proses hilirisasi akan membutuhkan waktu beberapa tahun. Ia juga menyoroti pertanian dan pangan, produksi dan distribusi, serta energi sebagai faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di tahun pertama kepemimpinannya.

“Kami ingin bergerak ke arah go-green dengan cepat. Kami ingin memproduksi diesel dari minyak kelapa sawit yang akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat,” ungkap Prabowo.

“Selama ini kami mengimpor diesel senilai 20 miliar dolar AS setiap tahun. Itu akan menghemat pengeluaran besar jika beralih ke biofuel,” tambahnya.

Prabowo menekankan bahwa kebijakan hilirisasi untuk mengurangi impor bukan berarti menjadikan Indonesia sebagai negara proteksionis. Ia ingin Indonesia menjadi negara industri maju dan bukan hanya menjadi eksportir bahan mentah.

Menurut Prabowo, setiap negara akan mempertahankan kepentingan nasional, terutama untuk melindungi rakyatnya.

“Saya rasa ini adalah salah kaprah. Kami bukan bersikap proteksionis. Apa yang kami lakukan adalah langkah yang logis, setiap negara di dunia akan melindungi kepentingan nasional dan rakyatnya,” kata Prabowo.

“Kami ingin melakukan industrialisasi untuk melindungi sumber daya alam kami demi kepentingan rakyat. Kami harus mengeksploitasi nilai penuh dari sumber daya tersebut. Kami tidak bisa terus menerus mengimpor barang industri. Itu tidak adil bagi rakyat kami,” tegas Prabowo.

Source link