Mahfud Meminta Aparat Tidak Terprovokasi setelah Kerusuhan di Papua Pasca Kematian Lukas Enembe

by -40 Views

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD meminta aparat tak terpancing emosi atas terjadinya kericuhan saat arak-arakan jasad Lukas Enembe di Papua pada Kamis, 28 Desember 2023.

“Ya saya sudah koordinasi agar aparat keamanan persuasif jangan sampai terlibat emosi. Saya berharap semua harus hati-hati tapi tetap harus menjamin keamanan dan ketertiban, tidak boleh represif,” kata Mahfud MD kepada wartawan di Lumajang, Jawa Timur, dikutip Jumat, 29 Desember 2023.

Mahfud mengaku telah mendengar kabar bahwa ada korban berjatuhan saat arak-arakan jasad Lukas Enembe, termasuk Penjabat (Pj) Gubernur Papua, M Ridwan Rumasukun. Maka itu, Mahfud berharap agar seluruh aparat, baik kepolisian maupun TNI untuk tidak melakukan tindakan represif terhadap masyarakat.

Sebelumnya, Sejumlah anggota TNI dan Polri terluka buntut ricuhnya arak-arakan jenazah eks Gubernur Papua, Lukas Enembe. “Ada anggota kita dari TNI, dari Polri ada yang terluka. Tapi, semua kondisi sudah stabil, sudah dievakuasi, kemudian memang ada ini masih terus didatakan ya mengenai kejadian yang menjadi korban,” ujar Kapolres Kota Jayapura, Komisaris Besar Polisi Victor D. Mackbon kepada wartawan, Kamis 28 Desember 2023.

Sementara itu, Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Mathius D Fakhiri juga jadi sasaran massa arak-arakan jasad eks Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang ricuh.

Artikel Asli: https://www.viva.co.id/berita/nasional/1671611-mahfud-md-soal-arakan-jenazah-lukas-enembe-aparat-tak-terpancing-emosi