Trik Mix and Match Tanpa Beli Baju Baru, Tetap Stylish

by

Penampilan yang terlihat baru tidak selalu membutuhkan pakaian baru. Dengan memanfaatkan koleksi yang sudah ada, sejumlah item dasar dapat diolah menjadi gaya yang berbeda melalui permainan lapisan, warna, aksesori, dan cara mengenakannya. Pendekatan ini sejalan dengan konsep minimalist fashion, sekaligus membantu menghemat anggaran dan mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Ubah siluet dengan teknik layering

Layering atau teknik menumpuk pakaian menjadi salah satu cara paling praktis untuk memberi dimensi pada busana lama. Kaos polos, misalnya, dapat digunakan sebagai pakaian dalam lalu dipadukan dengan kemeja oversized, blazer, atau cardigan. Kombinasi tersebut membuat tampilan yang semula sederhana terlihat lebih terstruktur.

Teknik ini juga memungkinkan satu pakaian digunakan dalam beberapa gaya. Kemeja yang biasanya dikenakan secara formal dapat menjadi lapisan luar untuk tampilan santai. Sebaliknya, cardigan atau blazer bisa memberikan sentuhan yang lebih rapi ketika dipadukan dengan pakaian dasar yang kasual.

Manfaatkan warna dan cara memakai pakaian

Warna netral seperti hitam, putih, abu-abu, beige, dan navy mudah dipadukan dengan berbagai item. Salah satu pilihan yang dapat dicoba ialah gaya monokrom, yakni mengenakan busana dalam satu turunan warna dari atasan hingga bawahan. Susunan ini memberi kesan rapi, elegan, dan membuat tubuh tampak lebih jenjang.

Jika tampilan satu warna terasa terlalu datar, gunakan satu item bermotif sebagai pemecah. Atasan netral bisa dipadukan dengan bawahan bermotif, atau sebaliknya. Cara ini tetap menjaga kesan minimalis tanpa membuat penampilan terlihat monoton.

Perubahan kecil dalam cara mengenakan pakaian juga dapat menghasilkan kesan yang berbeda. Bagian depan kemeja atau kaos dapat dimasukkan ke dalam celana high-waisted untuk menegaskan proporsi tubuh. Lengan kemeja maupun jaket bisa digulung hingga sebatas siku agar tampilan terasa lebih santai dan tetap bergaya.

Kemeja juga dapat dijadikan aksen dengan mengikatnya di bagian pinggang atau bahu. Dengan cara tersebut, pakaian tidak hanya berfungsi sebagai atasan, tetapi juga sebagai elemen tambahan yang mengubah karakter keseluruhan busana.

Lengkapi dengan aksesori dan paduan gaya

Aksesori berukuran kecil dapat menjadi penentu tampilan. Sabuk kulit minimalis, misalnya, bisa digunakan untuk memberi lekukan pada dress atau kemeja longgar. Kacamata hitam, jam tangan, dan kalung sederhana juga dapat memperkuat gaya tanpa membuatnya terlihat berlebihan.

Padu padan antara busana formal dan kasual menjadi pilihan lain untuk menciptakan penampilan modern. Blazer dapat dikenakan bersama kaos oblong dan sneakers, sementara sweatshirt santai bisa dipadukan dengan rok plisket. Perbedaan karakter antaritem justru menghasilkan gaya smart casual tanpa harus menambah isi lemari.

Source link