Jagung bukan hanya bahan pangan yang mudah ditemukan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Biji-bijian ini mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung sejumlah fungsi tubuh. Manfaatnya dapat diperoleh baik dari jagung yang dikonsumsi langsung maupun dari berbagai olahan, meski jagung yang belum banyak diproses umumnya memiliki kandungan serat dan nutrisi lebih tinggi.
Dikutip dari Healthline, jagung dikenal dengan nama ilmiah Zea mays dan dikonsumsi di berbagai negara. Tanaman yang berasal dari Amerika Tengah itu kini dibudidayakan dalam beragam varietas dan warna, antara lain kuning, putih, merah, serta ungu. Jagung dapat diolah menjadi popcorn, tepung, tortilla, minyak jagung, dan berbagai hidangan lainnya.
Serat jagung mendukung pencernaan dan kadar gula darah
Dilansir dari Health, salah satu manfaat utama jagung berasal dari kandungan serat tidak larutnya. Serat tersebut tidak dicerna tubuh, tetapi membantu menambah volume feses sehingga proses pembuangan sisa pencernaan dapat berlangsung lebih lancar. Serat juga menjadi makanan bagi bakteri baik di dalam usus yang berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Kandungan serat pada jagung juga dapat membantu mengatur penyerapan gula. Serat memperlambat proses pencernaan pati menjadi gula sehingga gula masuk ke aliran darah secara lebih bertahap. Mekanisme ini membantu mencegah kenaikan kadar gula darah secara cepat.
Jagung secara alami tidak mengandung gluten. Karena itu, pangan ini dapat menjadi pilihan bagi orang yang perlu menghindari gluten, termasuk mereka yang memiliki penyakit celiac atau sensitivitas terhadap gluten.
Antioksidan jagung berperan bagi mata dan jantung
Jagung mengandung lutein dan zeaksantin, dua jenis antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan mata. Selain itu, karotenoid dalam jagung dapat digunakan tubuh untuk membentuk vitamin A. Vitamin tersebut dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi retina, kornea, dan bagian pelindung mata.
Kandungan karotenoid juga memiliki peran sebagai antioksidan yang membantu melawan peradangan di dalam tubuh. Jagung mengandung kalium, mineral yang berperan dalam menjaga tekanan darah dan membantu mengatur irama jantung. Kombinasi kandungan tersebut membuat jagung dikaitkan dengan dukungan terhadap kesehatan jantung.
Jenis jagung dengan warna lebih pekat mengandung antioksidan dalam jumlah tertentu. Jagung ungu, misalnya, mengandung quercetin, senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Senyawa ini dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Bagian dari pola makan sehat
Sebagai sumber biji-bijian utuh, jagung dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Konsumsi biji-bijian utuh dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, kanker kolorektal, diabetes tipe 2, dan obesitas.
Namun, bentuk pengolahan tetap menjadi bagian penting dalam konsumsi jagung. Jagung segar atau yang belum diolah mempertahankan lebih banyak serat dan nutrisi dibandingkan produk yang telah melalui pemrosesan. Pilihan olahan jagung pun beragam, mulai dari popcorn hingga tepung dan minyak jagung.





