Habib Syarief Dukung Penerapan PJJ bagi Sekolah Terdampak Kabut Asap

by






Darurat Kabut Asap: Habib Syarief Dukung Penerapan PJJ bagi Sekolah Terdampak

Darurat Kabut Asap: Habib Syarief Dukung Penerapan PJJ bagi Sekolah Terdampak

Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, memberikan dukungan terhadap penerbitan Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Karhutla.

Dalam pandangannya, keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas utama terutama saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan kualitas udara memburuk.

Habib Syarief menegaskan bahwa dalam situasi darurat akibat kabut asap, pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat menjadi solusi yang tepat bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah terdampak.

Pentingnya Keselamatan Anak dalam Kondisi Darurat

Menurut Habib Syarief, kondisi berbahaya ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat secara umum, tetapi juga memberikan ancaman serius terhadap kesehatan, terutama anak-anak.

Beliau menegaskan bahwa keputusan ini bukan semata untuk kenyamanan siswa, melainkan sebagai langkah perlindungan untuk mengurangi dampak paparan polusi udara pada generasi muda.

Paparan Asap berdampak pada Kesehatan dan Pembelajaran Anak

Habib Syarief menjelaskan bahwa paparan asap karhutla dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan dan menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan, serta membuat siswa kesulitan berkonsentrasi sehingga proses pembelajaran tidak efektif.

Legislator asal Jawa Barat itu menekankan bahwa penerapan PJJ saat kabut asap bukan berarti menghentikan pendidikan, tetapi sebagai penyesuaian agar hak anak untuk belajar tetap terjaga tanpa mengorbankan lingkungan belajar yang aman dan sehat.

Dengan demikian, pembelajaran tetap berjalan namun dalam lingkungan yang lebih aman dan terjauhkan dari paparan kabut asap yang berbahaya.

Surat Edaran Kemendikdasmen tersebut menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan dalam menentukan penyelenggaraan pembelajaran, termasuk keputusan untuk beralih dari pembelajaran tatap muka ke PJJ sesuai dengan kondisi darurat yang terjadi. VN-DAN

Post Views: 16

Source link