Rina Saadah Desak Penguatan Pencegahan Karhutla: 4,2 Juta Jiwa Terdampak

by

Rina Saadah Desak Penguatan Pencegahan Karhutla

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah, menekankan pentingnya pemerintah memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara serius dan terintegrasi. Menurutnya, kerja sama antara sistem peringatan dini dan tindakan lapangan harus diperbaiki untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Persoalan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat

Rina mengungkapkan bahwa kabut asap akibat karhutla telah berdampak pada lebih dari 4,2 juta jiwa di tujuh provinsi Indonesia. Dengan wilayah-wilayah tersebut sudah dalam status siaga darurat, Rina menegaskan bahwa karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga kesehatan dan keselamatan masyarakat. Negara harus bertindak lebih awal untuk mencegah dampak yang semakin parah.

Menyoroti data MapBiomas Fire Indonesia, Rina menekankan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk pencegahan karhutla seharusnya dianggap sebagai investasi jangka panjang. Biaya penanggulangan akibat kebakaran akan jauh lebih besar jika pencegahan tidak dilakukan secara konsisten sejak awal.

Tanggung Jawab Korporasi dan Pemegang Izin

Rina juga menekankan pentingnya tanggung jawab korporasi dan pemegang izin pengelola lahan dalam memastikan penggunaan sarana mitigasi yang memadai. Terutama untuk kawasan gambut, diperlukan penanganan ekstra karena kompleksitas pemadaman di bawah permukaan tanah.

Jika terdapat pelanggaran, Rina menegaskan perlunya tindakan tegas sesuai hasil investigasi, serta pemulihan dan revitalisasi lahan yang terbakar. Dengan langkah-langkah konkret ini, diharapkan dampak karhutla dapat diminimalisir dan masyarakat terlindungi secara lebih baik. VN-DAN

Source link