DPR Dukung Pembelajaran Bahasa Asing Sejak SD: Tingkatkan Kompetensi & Kesejahteraan Guru

by

DPR Dukung Pembelajaran Bahasa Asing sejak SD

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani memberikan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengusulkan agar para siswa Indonesia mulai belajar bahasa asing sejak sekolah dasar (SD).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen RI, Jakarta. Bahasa-bahasa yang disebutkan termasuk bahasa Inggris, Mandarin, Arab, hingga Rusia.

Pentingnya Penguasaan Bahasa Asing

Lalu Ari menyatakan bahwa penguasaan bahasa asing saat ini merupakan kebutuhan yang tidak bisa diabaikan di tengah persaingan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif. Oleh karena itu, belajar bahasa asing sejak usia dini di sekolah dasar dianggap sebagai langkah yang krusial.

Menurut Lalu Ari, penguatan pembelajaran bahasa asing pada tingkat dasar sangat penting agar anak-anak memiliki kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara global. Namun, untuk mendukung keberhasilan tersebut, sistem pendidikan dan kompetensi guru juga perlu disiapkan secara matang.

Kesiapan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru

Lalu Ari menegaskan bahwa kebijakan untuk memperkenalkan bahasa asing sejak SD harus didukung oleh kesiapan sistem pendidikan yang mencakup peningkatan kompetensi guru. Selain itu, sarana dan prasarana pendukung, seperti laboratorium bahasa dan perangkat pembelajaran yang sesuai, juga harus tersedia.

Selain itu, Lalu Ari menyoroti pentingnya kesejahteraan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air. Guru diharapkan tidak hanya memberikan pembelajaran berkualitas, tetapi juga mendapatkan kesejahteraan yang layak sehingga dapat mengajar dengan optimal.

Membangun Sumber Daya Manusia Indonesia yang Kompeten

Menyimpulkan, Lalu Ari menyatakan bahwa penguatan bahasa asing sejak dini merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan mampu bersaing di tingkat global. Dukungan guru yang kompeten, fasilitas pendidikan yang memadai, dan kesejahteraan yang terjamin diharapkan dapat melengkapi keberhasilan kebijakan tersebut.

Oleh karena itu, terus meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru menjadi prioritas utama dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, Indonesia akan memiliki generasi yang siap berkompetisi dan berkolaborasi dalam kancah global.

Source link