Senator AS Elizabeth Warren Tuntut Trump Ungkap Penghasilan Kripto
Senator Amerika Serikat (AS) Elizabeth Warren membuat tuntutan keras terhadap Presiden AS Donald Trump terkait pengungkapan penghasilan kripto pada tahun 2026. Hal ini terkait dengan laporan keuangan yang mengungkapkan penghasilan besar Trump dari kripto sebesar US$1,4 miliar atau Rp 25,11 triliun.
Permintaan Detil Penghasilan dalam Jangka Waktu Tertentu
Dalam surat yang ditulisnya pekan ini, Warren meminta Trump untuk merilis detail penghasilan kripto antara 1-15 Januari 2026. Ia memberikan tenggat waktu hingga 23 Juli 2026 untuk menyampaikan informasi tersebut, sementara Senat sedang mempertimbangkan Undang-Undang Klaritas Pasar Aset Digital.
Warren mengaitkan pentingnya pengungkapan keuangan Trump dengan adanya keresahan terkait pejabat yang memiliki undang-undang yang dapat memengaruhi nilai kepemilikan mereka. Laporan keuangan Trump sebelumnya yang diajukan pada tahun 2025 telah mencatat penghasilan terkait dengan perusahaan kripto milik keluarganya.
Clarity Act dan Konflik Kepentingan
Senator Warren juga menyoroti dampak Undang-Undang Klaritas terhadap kemungkinan konflik kepentingan yang dapat dihadapi Trump dan keluarganya. Tanpa aturan etika yang tegas, keuntungan finansial secara signifikan dapat diraih dari investasi kripto.
Trump sendiri telah menanggapi kekhawatiran sebelumnya dengan menegaskan bahwa tidak ada yang ilegal atau salah dengan aktivitas investasi kripto yang dilakukannya selama masa jabatannya sebagai presiden.
Saat ini, Warren bersama rekan-rekannya sedang menyiapkan undang-undang federal untuk mengatur tata cara pasar kripto. Pengungkapan penghasilan kripto Trump menjadi sorotan karena memiliki potensi dampak yang signifikan terhadap nilai kepemilikannya dan keluarganya.





