NanoBit: Pelaku Penipuan Didenda Rp 89,5 Miliar oleh SEC

by

SEC Gugat Warga Texas Terkait Investasi Kripto Palsu

Pada Rabu (3/6/2026), Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menggugat seorang warga Texas bernama Nathan Fuller atas dugaan penipuan investasi kripto senilai US$ 12,3 juta. Fuller diduga menawarkan skema perdagangan aset kripto berbasis kecerdasan buatan (AI) kepada investor, namun sebagian besar dana yang dihimpun digunakan untuk kepentingan pribadi.

Skema Ponzi dan Pembayaran Investor Lama

Gugatan SEC terhadap Fuller disampaikan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Selatan Texas. Menurut SEC, Fuller menghimpun dana sebesar tersebut dari sekitar 150 investor sejak Oktober 2022 hingga pertengahan 2024 melalui dua perusahaan, yaitu Privvy Investments LLC dan Gateway Digital Investments. Dari dana tersebut, sebagian besar diduga digunakan untuk kebutuhan pribadi Fuller dan membayar investor lama dengan skema Ponzi.

Klaim Keuntungan Tak Terbukti

Fuller mempromosikan bot perdagangan kripto berbasis AI yang diklaim mampu menghasilkan keuntungan secara konsisten. Namun, berdasarkan gugatan SEC, sistem AI yang dijanjikan tidak pernah eksis. Sejumlah dana dari investor baru juga digunakan untuk membayar investor lama, menciptakan ilusi keuntungan usaha investasi Fuller.

Hanya sekitar 3% dari total dana investor sebesar US$ 12,3 juta yang digunakan untuk membeli aset kripto. Namun, perdagangan tersebut dilakukan tanpa bantuan bot AI dan tidak mendatangkan keuntungan.

Source link