Bitcoin Berpotensi Turun ke Level US$ 50.000 Menjelang Agustus
Saat ini, Bitcoin telah menunjukkan tren penurunan signifikan setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 64.000 pada bulan April lalu. Namun, para analis memperkirakan bahwa mata uang kripto ini masih memiliki potensi untuk turun lebih jauh dalam beberapa bulan ke depan.
Proyeksi Harga Bitcoin
Menurut para analis kripto, Bitcoin masih berisiko untuk mengalami penurunan lebih lanjut dalam waktu dekat. Ted, seorang analis terkemuka, menilai bahwa Bitcoin dapat mencapai level US$ 50.000 sebelum kemudian mengalami pembalikan arah. Hal ini didasarkan pada adanya klaster likuiditas yang signifikan di kisaran US$ 50.000 hingga US$ 60.000, di mana terdapat banyak pesanan beli Bitcoin.
Proyeksi Bearish Lainnya
Selain Ted, analis lain seperti bee dan Crypto Lens juga memberikan proyeksi bearish terkait harga Bitcoin. Bee memperkirakan Bitcoin dapat turun ke kisaran US$ 51.000 hingga US$ 52.000, sementara Crypto Lens memprediksi harga BTC bisa menyentuh US$ 43.000 pada bulan Agustus tahun ini.
Meskipun proyeksi-proyeksi ini cenderung bearish, ada faktor yang membuat sebagian investor tetap optimis terhadap Bitcoin. Jumlah Bitcoin yang tersimpan di bursa kripto dilaporkan menurun ke level terendah dalam enam tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak investor memilih untuk menyimpan aset kripto mereka di luar bursa, yang berpotensi mengurangi tekanan jual jangka pendek.





