Penyelamat Zcash: Harga Melonjak 45% Setelah Bug Pemalsuan Ditemukan
Zcash Pulih Setelah Mengungkap Bug Pemalsuan
Kripto Zcash (ZEC) telah menunjukkan kinerja yang menggembirakan setelah mengalami penurunan pada pekan sebelumnya. Zcash berhasil mencatat kenaikan hingga 45% dari titik terendahnya, mendekati US$ 300 atau sekitar Rp 5,40 juta pada Jumat, 5 Juni 2026. Kenaikan ini dipicu oleh rencana pengembang untuk memperbaiki bug di jaringan dan memastikan keamanan pasokan koin.
Berdasarkan data Coindesk pada Senin, ZEC saat ini diperdagangkan sekitar US$ 437 atau sekitar Rp 7,87 juta. Meskipun demikian, harga ZEC mengalami penurunan sekitar 22% selama seminggu terakhir. Hal ini dipicu oleh penemuan bug pemalsuan yang dilakukan oleh Shielded Labs, pengembang nirlaba di jaringan Zcash.
Penemuan Bug Pemalsuan
Bug yang ditemukan pada pool Orchard Zcash, bagian dari sistem yang menyembunyikan detil transaksi, sejak tahun 2022, menimbulkan potensi risiko besar. Bug tersebut memungkinan penyerang untuk menciptakan ZEC palsu tanpa batas dan menarik token dari pool yang terlindungi protokol tanpa diketahui oleh siapapun.
Para pengembang segera bertindak dengan menambal bug tersebut dalam beberapa hari melalui peningkatan jaringan darurat yang dijalankan bersama-sama dengan ViaBTC dan Foundary. Selain itu, sebuah rencana bernama Ironwood telah diusulkan pada 6 Juni 2026 untuk mengembalikan kemampuan pengguna dalam memastikan keamanan pasokan koin ZEC.
Ironwood akan menciptakan pool privasi baru dengan kode yang telah diperbaiki dan mencegah pembuatan koin baru di pool Orchard lama. Setelah implementasi, pengguna Zcash dapat memverifikasi saldo di seluruh pool dan memastikan tidak ada yang melebihi dari jumlah ZEC yang seharusnya ada.





