Presiden Prabowo Salurkan 1.098 Ekor Sapi Kurban, Anggaran Capai Rp100 Miliar
Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban ke seluruh Indonesia dalam rangka peringatan Iduladha 1447 Hijriah tahun ini. Penyaluran ini menelan anggaran sebesar Rp100 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo
Pada konferensi pers di Jakarta, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menjelaskan bahwa harga sapi kurban bervariasi tergantung pada bobot dan lokasi. Sebagai respons, pemerintah menyesuaikan harga sapi di setiap daerah yang menerima bantuan. Total anggaran yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp100 miliar.
Sumber Pendanaan
Juri menegaskan bahwa pembiayaan pengadaan sapi kurban berasal dari anggaran bantuan kemasyarakatan presiden yang dianggarkan dalam APBN. Sebanyak 1.098 ekor sapi kurban disiapkan untuk didistribusikan ke pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Berdasarkan penjelasan Juri, distribusi sapi kurban dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan hewan kurban di setiap daerah penerima. Sebanyak 46 daerah mendapatkan tambahan sapi karena tidak memiliki ternak yang memenuhi standar bobot yang ditetapkan.
Bobot dan Jenis Sapi
Seluruh hewan kurban yang disalurkan merupakan sapi premium dari berbagai jenis unggulan seperti Simental, Limosin, Pranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais. Semua sapi memiliki bobot di atas 800 kilogram, berjenis kelamin jantan, berusia lebih dari dua tahun, memiliki surat keterangan kesehatan hewan, serta memenuhi ketentuan syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban.
500 ekor sapi kurban juga diperuntukkan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial keagamaan, tokoh masyarakat, serta tokoh agama di berbagai daerah. Dengan demikian, seluruh sapi bantuan Presiden Prabowo telah disalurkan dengan memperhatikan berbagai aspek yang diperlukan.





