CBA Soroti Anggaran Fantastis untuk Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026
Pusat Analisis Anggaran (CBA) mencatat dengan tajam alokasi anggaran yang mencapai Rp30,7 miliar untuk penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tahun 2026. Angka tersebut dinilai tidak masuk akal dan cenderung menjadi ajang pemborosan uang negara.
Kritik Pedas terhadap Final LCC Empat Pilar 2026
Kritik tersebut muncul setelah insiden penilaian pada Final LCC Empat Pilar 2026 di Kalimantan Barat, yang memaksa Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, meminta maaf. Namun, CBA menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup untuk menutup kejanggalan angka yang dinilai “gemuk” tersebut.
Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menuntut pimpinan MPR RI memberikan penjelasan terbuka terkait penggunaan anggaran sebesar Rp30,7 miliar tersebut. Ia menyakini bahwa angka tersebut sangat tidak adil mengingat kondisi ekonomi yang tengah sulit di masyarakat.
Pos Anggaran yang Dikritisi
Beberapa pos anggaran yang dianggap tidak logis antara lain Penyusunan Metode dan Soal sebesar Rp1,2 miliar dan Biaya Grand Final mencapai Rp3,5 miliar. Namun, temuan paling krusial adalah adanya dugaan penganggaran ganda pada Paket Produksi Lomba yang mencapai Rp20,9 miliar.
Uchok mengungkapkan bahwa ada indikasi penganggaran ganda pada pembelian Paket Produksi Lomba dengan harga Rp550 juta dan juga anggaran untuk Paket Produksi Grand Final sebesar Rp4,6 miliar. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kejelasan pengelolaan anggaran tersebut.
Sebagai respons atas temuan tersebut, CBA mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap proyek LCC Empat Pilar MPR RI 2026. Uchok Sky Khadafi menegaskan bahwa dugaan double budget dan kebocoran anggaran perlu ditindaklanjuti secara serius.





