PKS Desak Pemprov DKI Lepas Saham Bir: Cari Alasan Turunnya Penjualan

by

PKS Mendorong Pemprov DKI Jakarta Melepas Saham Bir, CBA Kritik Penurunan Penjualan

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Polemik kepemilikan saham Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di perusahaan bir kembali menjadi sorotan. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebut menjadi pihak yang konsisten mendesak agar Pemprov DKI melepas sahamnya di PT Delta Djakarta.

Langkah Konkret Belum Ditunjukkan

Menurut Direktur Eksekutif Center For Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi, isu ini terus bergulir sejak era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. Namun hingga kini, belum ada langkah konkret dari Pemprov DKI untuk melepas kepemilikan saham tersebut.

Uchok Sky menyebut Pemprov DKI memiliki 210.200.700 lembar saham atau sebesar 26,25 persen di perusahaan tersebut. Saham terbesar dimiliki oleh San Miguel Malaysia (L), Private Limited dengan kepemilikan 467.061.150 saham atau 58,33 persen. Saham publik tercatat sebanyak 123.397.200 lembar atau 15,42 persen.

Kritik Terhadap Penurunan Penjualan

Uchok Sky menyoroti kondisi bisnis PT Delta Djakarta yang mengalami penurunan penjualan neto sebesar 12,2 persen pada tahun 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kontraksi volume penjualan.

Ia menilai perusahaan terlalu cepat menyalahkan kebijakan pemerintah terkait kenaikan cukai minuman beralkohol. Kritik tajam diberikan terhadap manajemen perusahaan yang dinilai menyalahkan pemerintah tanpa melihat faktor internal perusahaan.

Pemprov DKI diingatkan agar berhati-hati mempertahankan kepemilikan saham di perusahaan minuman beralkohol tersebut. Fluktuasi penjualan dapat berdampak pada nilai saham yang dimiliki pemerintah daerah.

Source link