Harga Bitcoin Melonjak, Investor Ambil Keuntungan
Bitcoin (BTC) kembali mencapai level tertinggi dalam tiga bulan terakhir, memicu aksi ambil untung dari para investor. Lonjakan harga BTC sepanjang April mendorong sebagian pemegang aset kripto untuk mengamankan keuntungan di tengah ketidakpastian pasar.
Aksi Ambil Untung Meningkat Signifikan
Menurut Kepala Riset platform analitik onchain CryptoQuant, Julio Moreno, aksi realisasi keuntungan mulai meningkat signifikan. Pada Senin lalu, para pemegang Bitcoin berhasil merealisasikan keuntungan sebesar 14.600 BTC atau setara USD 1,1 miliar setelah reli harga beberapa pekan terakhir.
Lonjakan aksi ambil untung terlihat dari indikator Short-Term Holder Spent Output Profit Ratio (STH-SOPR), yang mengukur perilaku investor memegang Bitcoin kurang dari 155 hari. Indikator tersebut kini bergerak di atas level 1, menandakan investor jangka pendek mulai ambil untung.
Kenaikan Laba Saat Pasar Bearish
Pemegang Bitcoin telah merealisasikan lebih dari 20.000 BTC dalam laba bersih dalam 30 hari terakhir. Ini pertama kalinya angka laba kembali positif sejak 22 Desember 2025, setelah pasar mengalami kerugian besar selama Februari hingga Maret yang mencapai 398.000 BTC.
Meskipun laba yang direalisasikan meningkat, permintaan pasar belum menunjukkan kenaikan signifikan dan Bitcoin masih berada dalam fase bearish. Kondisi ini membuat pasar kripto masih rentan terhadap tekanan jual, terutama jika investor semakin agresif mengamankan keuntungan di tengah kenaikan harga BTC.





