Penilaian Terbaru terhadap Komdigi dalam Menangani Konten Hoaks dan Judi Online

by

Partai Ummat Soroti Kinerja Komdigi dalam Menangani Konten Digital

Jakarta – Partai Ummat menyoroti kinerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait respons terhadap penurunan konten YouTube milik Amien Rais yang membahas Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Meskipun cepat dalam menindak konten tersebut, Komdigi dianggap lambat dalam menangani konten hoaks dan judi online yang terus beredar di media sosial.

Penanganan Konten Amien Rais Official

Konten dari kanal Amien Rais Official yang membahas Teddy Indra Wijaya dibatasi aksesnya hanya dalam hitungan jam dan tidak lagi tersedia untuk diputar di Indonesia. Menurut Sekretaris Jenderal Partai Ummat, Taufik Hidayat, tindakan tersebut menunjukkan ketidakkonsistenan dalam menangani persoalan konten digital.

Taufik Hidayat menegaskan bahwa jika pemerintah serius dalam memerangi hoaks, maka seluruh konten yang dianggap menyesatkan harus diperlakukan sama tanpa adanya pemilihan-pemilihan tertentu.

Kritik terhadap Komdigi

Menurut Taufik Hidayat, Komdigi seharusnya lebih responsif dalam melindungi masyarakat dari informasi palsu. Ia mencontohkan bahwa konten berjudul ‘Lagu Mengapa Harus Teddy’ dari kanal Musik Liar Indonesia yang masih tayang meskipun diketahui sebagai konten hoaks.

Ia juga menyoroti fakta bahwa konten Amien Rais lebih cepat dibatasi setelah ditonton oleh ratusan ribu orang, namun konten hoaks lainnya masih bebas beredar di media sosial.

Pembenahan Komdigi Diperlukan

Taufik Hidayat meminta Komdigi untuk melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam pemberantasan konten yang merusak seperti judi online, pornografi, terorisme, kekerasan, dan penipuan digital. Menurutnya, fokus utama seharusnya diarahkan pada konten-konten negatif yang berdampak buruk bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa Komdigi memiliki anggaran besar dan dukungan teknologi yang memadai, sehingga seharusnya dapat lebih efektif dalam menangani konten digital yang merugikan masyarakat.

Source link