Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyerukan kesatuan dan persatuan bangsa sebagai langkah untuk menghadapi dampak dinamika global. Beliau menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan landasan penting untuk menjaga stabilitas nasional serta mendukung program pemerintah. Seruan ini disampaikan saat beliau menghadiri kegiatan buka puasa bersama berbagai elemen masyarakat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti kondisi global yang sedang mengalami tekanan dan berpotensi berdampak pada situasi di dalam negeri. Ia memperingatkan akan pentingnya kesiapsiagaan nasional untuk menghadapi berbagai implikasi yang mungkin timbul. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dianggap sebagai syarat mendasar untuk pembangunan nasional, dan Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama guna memastikan Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Sigit memastikan bahwa Polri tetap terbuka bagi seluruh masyarakat, terutama mahasiswa dan generasi muda, untuk menyampaikan aspirasi. Beliau menegaskan bahwa Korps Bhayangkara selalu menerima kritik dan evaluasi untuk menjadi institusi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kondisi demokrasi yang sehat dan stabilitas keamanan yang terjaga dianggap sebagai modal penting untuk mencapai cita-cita bangsa, termasuk visi Indonesia Emas 2045.
Kapolri menutup pesannya dengan harapan agar institusi Polri terus dijaga dan dirawat, sehingga bersama-sama mampu mencapai tujuan nasional Indonesia Emas 2045. Seruan ini merupakan upaya untuk membangun kekuatan persatuan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Ayo kita bersatu dan bahu-membahu untuk Indonesia yang lebih baik!





