Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada terhadap penipuan yang memanfaatkan nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam tawaran pinjaman tanpa agunan dan bunga. Sebuah video yang beredar di media sosial menawarkan skema cicilan dengan plafon pinjaman mencapai Rp500 juta setiap tahunnya, namun mengarahkan calon peminjam untuk menghubungi pihak yang mengatasnamakan Yayasan Al-Mubarak melalui nomor WhatsApp tertentu.
Beberapa warga tertarik dengan tawaran tersebut, namun ada yang mulai curiga ketika proses pengajuan terlalu mudah. Salah satunya adalah Abu Haikal, warga Bekasi, yang menemukan kejanggalan dalam permintaan biaya administrasi sebesar Rp250 ribu yang harus ditransfer dengan cepat. Setelah mencari informasi lebih lanjut, Haikal tidak menemukan keberadaan yayasan sebagaimana disebutkan.
Diberikan kecurigaan adanya oknum yang memanfaatkan nama Menteri Keuangan untuk melancarkan modus penipuan, Haikal berharap aparat penegak hukum segera turun tangan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya pada tawaran pinjaman cepat di media sosial, terutama yang meminta transfer biaya di muka dan mengatasnamakan pejabat atau lembaga resmi. Menjaga kewaspadaan dan melakukan pengecekan yang teliti sangat penting dalam menghindari penipuan yang merugikan.





