Dalam era pertumbuhan jumlah jutawan Bitcoin, kebocoran data pribadi menjadi masalah serius. Hal ini terjadi karena peningkatan nilai kripto dan minat investor bermodal besar, yang membuat data pribadi menjadi target empuk bagi kejahatan kripto. Pendiri perusahaan kripto Haven, Matthew Jones, mengatakan bahwa kehilangan data pribadi menjadi masalah sistemik di dunia kripto saat ini. Data hasil peretasan seringkali diperdagangkan secara ilegal dan digunakan untuk menyasar individu kaya. Kebocoran data tidak lagi hanya terjadi dalam peretasan teknologi tinggi, namun juga data konsumen dari sektor non-keuangan digunakan sebagai bahan bakar utama bagi penipuan kripto. Informasi sederhana seperti kebiasaan belanja, alamat email, dan nomor telepon dapat menjadi senjata bagi kejahatan kripto. Investor kripto dihadapkan pada risiko berlapis, bukan hanya volatilitas harga, tetapi juga ancaman kriminal yang semakin terorganisir. Contoh nyata dari hal ini adalah pelanggaran data di Kering, perusahaan induk merek-merek mewah seperti Gucci dan Balenciaga. Data hasil kebocoran tersebut tidak hanya berisi nama dan detail kontak pelanggan, tapi juga informasi berapa banyak uang yang dihabiskan seseorang di toko-toko mewah.
Kebocoran Data Membuka Peluang Baru Bagi Kejahatan Kripto




