Kejagung Diminta Usut Dugaan Korupsi Impor BBM Astra Group

by -123 Views

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, memperhatikan keterkaitan antara Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Djony Bunarto Tjondro, dengan kasus dugaan korupsi di Pertamina yang menjerat mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan. Meskipun keduanya tidak memiliki hubungan darah, Uchok Sky menyoroti benang merah yang perlu ditelusuri oleh penegak hukum terkait anak usaha Astra Group, PT United Tractors Tbk, yang terlibat dalam kasus tersebut.

PT Pamapersada Nusantara, anak perusahaan PT United Tractors Tbk, disebut terlibat dalam dugaan korupsi dengan diperkaya sebesar Rp 958.380.337.983. Uchok Sky juga menekankan kesamaan latar belakang pendidikan Djony Bunarto Tjondro dan Riva Siahaan sebagai alumni Universitas Trisakti. Djony Bunarto Tjondro pernah menjabat sebagai Komisaris PT United Tractors Tbk dan saat ini menjabat sebagai Presiden Komisaris PT United Tractors Tbk dan PT Pamapersada Nusantara.

Dalam konteks kasus korupsi tersebut, Uchok Sky menilai Kejaksaan Agung belum optimal dan mendesak untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. Dia menekankan pentingnya memeriksa jajaran komisaris dan direksi United Tractors, termasuk Djony Bunarto Tjondro, untuk mendapatkan fakta yang jelas. Uchok Sky juga mendorong Kejagung untuk bersikap objektif dan transparan dalam menuntaskan kasus ini serta melibatkan pihak-pihak yang diduga mendapat keuntungan dari praktik penetapan harga yang tidak sesuai.

Hingga saat ini, PT Astra International Tbk belum memberikan keterangan terkait masalah ini. CBA berharap Kejagung dapat menangani kasus ini dengan serius dan transparan.

Source link