Harga bitcoin (BTC) saat ini menjadi perhatian utama bagi para investor. Menurut analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, untuk mencapai level USD 100.000, harga bitcoin harus bertahan di atas USD 93.000. Namun, jika harga turun di bawah USD 88.000, ada kemungkinan terjadi koreksi lebih dalam hingga mencapai USD 82.000 atau masuk kembali ke tren bearish.
Fyqieh juga menyoroti bahwa level USD 100.000-USD 102.000 akan menjadi pertempuran besar selanjutnya bagi bitcoin. Dia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam manajemen risiko, terutama menghadapi sinyal hawkish dari the Federal Reserve (the Fed) yang dapat memengaruhi pasar kripto.
Tiga faktor yang menjadi fokus pasar saat ini adalah keputusan FOMC, aliran dana ETF Bitcoin, dan perkembangan upgrade Ethereum. Meskipun outlook jangka panjang bitcoin tetap positif, namun para analis memperkirakan volatilitas dalam jangka pendek masih akan tinggi. Pergerakan BTC dalam periode 7-10 hari ke depan dianggap krusial untuk menentukan apakah reli ini akan berlanjut atau hanya sebagai pantulan sementara.
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan investasi harus dipertimbangkan dengan matang. Liputan6.com hanya menyampaikan informasi dan tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.





