Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Kadafi, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap program SMK Go Global yang dicanangkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar. Program ini dianggap sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi lulusan SMA dan SMK agar dapat bersaing di pasar kerja internasional. Menurut Kadafi, program ini merupakan bukti keseriusan pemerintah, terutama Menko PM, dalam memastikan peningkatan kualitas lulusan tercapai efektif dan sesuai target.
Dalam konteks keterlibatan lulusan SMA dan SMK di dunia kerja, Kadafi menyampaikan bahwa mereka seringkali dianggap kurang mampu bersaing. Namun, dengan akses yang tepat pada pembelajaran dan pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri, potensi besar lulusan dapat terwujud. Program SMK Go Global dipandang sebagai sarana yang dapat membuka peluang lebih luas bagi lulusan untuk berkarier baik di dalam maupun luar negeri.
Menurut Menko PM Muhaimin Iskandar, pelaksanaan teknis program SMK Go Global diharapkan akan dimulai pada tahun 2026 dengan persiapan kurikulum, kelembagaan, dan perangkat pendukung yang telah berjalan sejak tahun 2025. Fokus program ini adalah pada peningkatan kemampuan bahasa dan keterampilan sesuai standar internasional. Kadafi meyakini bahwa keberhasilan program ini akan memberikan dampak positif langsung pada jutaan siswa dan lulusan SMA/SMK di Indonesia.
Oleh karena itu, Kadafi mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi yang lebih luas agar program ini dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pihak. Dengan harapan agar SMK Go Global tidak hanya mampu meningkatkan kualitas lulusan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing bangsa.





