3 Faktor Penyebab Harga Bitcoin Anjlok di Bawah USD 90.000

by -107 Views

Harga Bitcoin (BTC) mengalami pelemahan signifikan pada Jumat, 21 November 2025, diperdagangkan di bawah level USD 90.000. Tren penurunan ini juga melanda mayoritas aset kripto utama lainnya, menyebabkan kekhawatiran di kalangan investor dan analis. Penurunan tersebut menghapus sebagian besar keuntungan yang telah dicapai Bitcoin sepanjang tahun ini, menciptakan sentimen pasar yang cenderung kepada ‘ketakutan ekstrem’.

Bitcoin sempat mencatat rekor tertinggi baru pada bulan Mei 2025 dan Oktober 2025, namun sejak saat itu mengalami penurunan yang signifikan. Faktor-faktor fundamental dan teknikal diyakini mempengaruhi kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Pada perdagangan Jumat, 21 November 2025, harga Bitcoin turun hingga 6,91% dalam 24 jam terakhir, sementara harga Ethereum (ETH) juga terpangkas sebanyak 7,57%. Sebagian besar kripto lainnya juga masih bergerak di zona merah, dengan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar 6,47% dalam sehari.

Saat ini, harga Bitcoin berada di posisi USD 85.504,76 dan Ethereum di posisi USD 2.789,73. Sejumlah aset kripto lainnya juga tercatat mengalami koreksi, seperti Cardano (ADA) yang melemah sebesar 9,49%. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan saat ini adalah sekitar USD 2,95 triliun.

Source link